Riset dan Evaluasi Independen atas Penanganan Covid 19 di Kabupaten Sintang

Metro Kapuas, Sintang, Kalbar – Demi terwujudnya Akuntabilitas Publik, Andi Irsan yang juga ketua GP Ansor kabupaten Sintang akan menggandeng beberapa Ormas dan LSM Kabupaten Sintang, untuk melakukan proses Riset Lapangan terhadap pelayanan, penanggulangan wabah Covid 19 di kabupaten Sintang.

Andi Irsan menjelaskan rencana riset dan evaluasi ini dilakukan secara independen bersama beberapa Ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), tujuannya adalah tranparansi dan akuntabilitas penanganan, penanggulangan Covid 19.

“Secara tehnisnya terhadap pola penanganan dan strategi yang diambil oleh pemangku kebijakan, dan pemantauan atas program yang sedang dan akan di jalankan,di kabupaten Sintang,” ujar Andi pada Selasa 04, Mei, 2021.

Menurut Andi kesesuaian penggunaan atas anggaran yang telah di alokasikan, untuk penanggulangan Covid 19 harus kita awasi baik ketepatan atas penggunaan anggaran tersebut.

Baca juga : Mantan Sopir Angkot Jadi Menteri Jokowi, Lihat Gebrakan Baru Sang Menteri !

“Perlu kita lakukan interview langsung terhadap mantan penderita yang di nyatakan positif Covid 19 secara acak (Random),” kata Andi.

Lebih lanjut Andi uraikan, pola penanganan atas informasi dan klaim masyarakat terhadap Dinas Teknis terkait proses Isolasi oleh Satgas maupun pola Isolasi mandiri di Kabupaten Sintang.

Andi berujar maraknya informasi terkait penyebaran wabah Covid 19 di Kabupaten Sintang, sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari.

“Tidak luput mendapatkan dampak adalah pelaku dunia usaha dari skala kecil, menengah dan pelaku usaha makro,” jelasnya.

Andi menyebutkan bahwa, dengan adanya isu lockdown banyak kerugian yang di alami oleh masyarakat kabupaten Sintang dan Kalimantan Barat.

“Saya contohkan diri saya sendiri, ada yang mau beli tanah 1 hektar 750 juta tertunda karena isu di kabupaten Sintang yang secara masif berembus,” tukasnya.

Sebut Andi sehingga invetor yang mau beli ditunda datang ini baru pengalaman saya pribadi, nah, bagaimana dengan yang lain.

Menurut Ketua GP Ansor Kabupaten Sintang pihaknya bersama Ormas dan LSM ingin menjadi sinergis khususnya bersinergi dengan Pemerintah kabupaten Sintang dalam percepatan penanggulangan Covid 19 di kabupaten Sintang.

“Kita berharap penanggulangan dan penanganan Covid 19 di kabupaten Sintang lebih komprehensif, seiring dengan upaya menumbuhkan ekonomi masyarakat,” paparnya.

Andi berharap dengan adanya riset terhadap penanganan dan penanggulangan Covid 19 di kabupaten Sintang bisa didukung oleh Ormas dan LSM yang ada di kabupaten Sintang.

“Jangan sampai terjadi seperti yang dialami daerah lain baru-baru ini di tengah masyarakat menghadapi masa sulit eh malah Covid 19 ini dijadikan lahan bisnis,” pungkasnya.(Fyn/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: